Asisten III Setkab Kukar Dafip Hariyanto melepas secara resmi puluhan atlet olahraga rekreasi masyarakat ini ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada pimpinan rombongan kontingen didampingi Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni.
“Hari ini kita lepas untuk mengikuti festival olahraga rekreasi yang dilaksanakan di Lombok di mana Kutai Kartanegara tahun ini bisa mengirim sebanyak 54 orang yang terdiri dari 37 orang penggiat laki-lagi ada tujuh orang penggiat perempuan, kemudian ofisial nya ada 10 sementara induk organisasi olahraga (inorga) ada 11 orang,” katanya kepada korankaltim.com usai pelepasan.
Aji Ali menyebutkan dari jumlah kontingen yang mewakili Kukar ini diwakili oleh beberapa kecamatan melalui skema seleksi di tingkat inorga nya masing-masing yakni Kecamatan Tenggarong, Kota bangun, Sanga-sanga, Muara Jawa, Loa Janan dan Muara Muntai.
“57 ini adalah mereka yang melalui pembiayaan langsung dari Dispora ada juga kegiatan ini yang pembiayaannya dari provinsi dan itu juga lumayan banyak penggiat-penggiat kita yang masuk di dalam kegiatan di provinsi hampir 20 an orang lebih yang ikut dalam kegiatan di provinsi kemudian ada juga mereka yang mandiri dan untuk mandiri ini sangat sedikit jumlahnya enam di olahraga rekreasi masyarakat nih ini bisa melalui dana dana pribadi. Olahraga rekreasi masyarakat ini unik bisa dibiayai dari mata anggaran lainnya sementara kalau olahraga prestasi itu kan dia harus satu penganggaran baik itu kabupaten maupun dari provinsi,” sebutnya.
Ia menjelaskan olahraga rekreasi masyarakat ini tumbuh kembangnya di Kutai Kartanegara sangat besar dan atlet yang dikirimkan ini adalah mereka-mereka yang sudah pernah meraih prestasi di Fornas dua tahun lalu yakni dilaksanakan di Kota Bandung.
Dirinya mengakui adapun jumlah kontingen yang dikirim pada tahun ini agak lebih sedikit tidak seperti pada pelaksanaan Fornas di Bandung. Hal ini dikarenakan memang adanya pengurangan anggaran dampak efisiensi.
“Sebanyak 54 orang saja dari penggiat yang kita kirim kalau yang lalu itu ada sekitar 75 an orang itu melalui (anggaran, red) pemerintah kabupaten. Keberangkatan akan dilakukan tiga kali penerbangan hal ini karena menyesuaikan dengan agenda lomba, kemudian yang kedua memang ada sedikit keterbatasan home stay atau hotel yang disediakan jadi nanti kita ada tanggal 24 Juli berangkatnya kemudian ada tanggal 26 dan 28 yang pasti ini keberangkatannya menyesuaikan dengan waktu pertandingan yang mereka ikuti di situ harapan kami memang mereka minimal prestasi yang kemarin yang sudah dapat medali emas ada juga mendapat medali perak dan perunggu ini juga harus ditingkatkan minimal harus kita pertahankan,” tegasnya. (adv)
Editor: Erwin