Dalam sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah sebelum membuka lomba secara resmi dilangsungkan selama dua hari yakni Sabtu - Minggu (26-27/4/2025) mengatakan, dalam era modern yang serba digital dan serba cepat seperti saat ini generasi muda menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi karakter kedisiplinan dan semangat kebersamaan.
“Salah satu tantangan utamanya adalah kurangnya minat terhadap kegiatan yang bersifat fisik dan kolektif seperti baris-berbaris karena lebih banyak waktu dihabiskan dalam dunia virtual,” kata Bupati Kukar yang dibacakan Sekretaris Dispora Kukar Syafliansyah, Sabtu (26/4/2025).
Dijelaskannya, kegiatan baris-berbaris yang menuntut kekompakan ketekunan dan kedisiplinan tinggi seringkali dianggap ketinggalan zaman atau membosankan oleh sebagian pemuda, selain itu lemahnya kesadaran akan pentingnya kerjasama tim dan semangat nasionalisme yang bisa tergerus oleh pengaruh budaya luar dan individualisme yang semakin kuat. “Oleh karenanya pelaksanaan kegiatan baris-berbaris menjadi sangat relevan sebagai upaya membentuk kembali karakter pemuda agar lebih tangguh terarah dan memiliki jiwa kepemimpinan serta kecintaan terhadap tanah air,” ujarnya.
Tantangan-tantangan tersebut harus dijawab dengan inovasi dalam penyelenggaraan kegiatan kepemudaan yang menarik edukatif dan tetap sarat makna seperti kegiatan baris-berbaris ini. Bupati Kukar berharap lomba kreasi kepemudaan baris-berbaris Kaltim Open 2025 ini dapat menjadi sumber informasi bagi para pemuda untuk terus berkembang berprestasi dan berkompetisi secara sehat.
“Saya ucapkan selamat bertanding mudah-mudahan lomba kreasi kepemudaan baris-berbaris Kaltim Open 2025 ini dapat kita jadikan sebagai sarana silaturahmi adu bakat dan prestasi pemuda di Kalimantan Timur. Semoga Allah subhanahu wa ta'ala Tuhan yang maha esa senantiasa memberkahi dan melindungi kita semua,” demikian tutupnya. (adv)