Sebagai bentuk dukungan, orang nomor satu di Kukar tersebut juga ikut bersepeda bersama para peserta, menyusuri jalur turapan Tenggarong.
Sebelum memulai perjalanan, Bupati Edi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh komunitas sepeda yang telah berpartisipasi, khususnya klub asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang turut hadir dan memeriahkan kegiatan ini.
“Saya ingin menghidupkan kembali kawasan sepanjang Jalan Ahmad Muksin hingga bawah jembatan, sekitar 3,5 kilometer, kalau pulang-pergi jadi 7 kilometer. Kawasan ini sudah saya tetapkan sejak awal 2023 sebagai jalur sepeda, atau Turapan Loop. Dulu, konsep ini dimaksudkan untuk menjadi ruang berkumpul masyarakat dalam berbagai agenda,” terang Edi.
Ia menjelaskan, Turapan Loop akan dijadikan kawasan bersepeda yang rutin menggelar event bulanan. Komunitas sepeda dari daerah lain seperti Balikpapan, Bontang juga Samarinda diundang untuk berpartisipasi.
Selain sebagai kawasan berolahraga, Turap Loop juga akan terhubung ke Bundaran Tuah Himba yang sedang dikembangkan sebagai ruang publik dan pusat jajanan (pujasera) khas Kutai.
“Kalau capek gowes, bisa mampir jajan. Sederhana, tapi ada kajian ekonomi karena pertumbuhan kuliner di Tenggarong cukup tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kukar dan komunitas sepeda di Kukar.
“Alhamdulillah, sekarang cukup banyak komunitas gowes, baik dari masyarakat maupun OPD. Mereka aktif mendukung pengembangan olahraga di Kukar,” ujarnya.
Adapun rute gowes dimulai dari Taman Titik Nol, melewati Jalan Jenderal Sudirman, Ahmad Muksin, Walter Mongonsidi hingga bawah Jembatan Kartanegara, lalu kembali ke titik awal. Rata-rata peserta menempuh empat hingga lima putaran, dengan total jarak mencapai 50 kilometer.
Sebanyak belasan klub dan berbagai perwakilan OPD ikut serta. Ke depan, Gowes Turapan Loop akan menjadi agenda rutin bulanan dan dipadukan dengan kegiatan lain seperti senam, pertunjukan seni, hingga bazar UMKM.
“Harapannya masyarakat makin sehat, terlibat aktif dalam olahraga bersama pemerintah, dan kegiatan ini bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal, terutama UMKM,” harap Ali. (Adv)
Editor: Erwin