sponsor

Rabu, 30/09/2026

Duta Pelajar Kutim 2026 Diminta Jadi Penggerak, Jauhi Narkoba hingga Judi Online

Rabu, 30/09/2026

Kadispora Kutim, Basuki Isnawan saat menghadiri Pemilihan Duta Pelajar 2026 (Zulhamri/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

sponsor

Duta Pelajar Kutim 2026 Diminta Jadi Penggerak, Jauhi Narkoba hingga Judi Online

Rabu, 30/09/2026

logo

Kadispora Kutim, Basuki Isnawan saat menghadiri Pemilihan Duta Pelajar 2026 (Zulhamri/korankaltim.com)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Ratusan pelajar mengikuti rangkaian Pemilihan Duta Pelajar Kutai Timur (Kutim) 2026. Setelah melewati proses seleksi dan penilaian, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos ke tahap final yang terdiri atas 10 peserta laki-laki dan 10 peserta perempuan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan mengatakan, pemilihan Duta Pelajar tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarpelajar. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah.

“Para finalis diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sebagai duta, tetapi juga mampu menjadi contoh dan penggerak bagi teman-temannya di lingkungan sekolah,” ungkapnya, Rabu(30/9/2026).

Ia secara khusus mendorong para finalis untuk mengajak pelajar lainnya menjauhi narkoba, judi online, balap liar serta berbagai kegiatan negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ia menilai dukungan dari pihak sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter pelajar agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat tumbuhnya pelajar yang berprestasi.

“Peduli terhadap sesama serta memiliki kepekaan terhadap persoalan dan pembangunan di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kutai Action Center (KAC), Aimam Tohari Situmorang, menyebut peserta tahun ini berasal dari sepuluh Kecamatan meliputi Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Muara Wahau, Sandaran, Sangkulirang, Busang, Karangan, Muara Ancalong dan Rantau Pulung.

Ia menjelaskan, KAC merupakan wadah yang dibentuk sejumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan memilih kembali ke Kutim untuk mengabdikan diri serta berbagi ilmu yang diperoleh selama di perguruan tinggi.

“Kami ingin ilmu dan pengalaman yang didapat selama menempuh pendidikan dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh generasi muda,” jelas Aimam.

Pembinaan tersebut dilakukan melalui sejumlah program, di antaranya Duta Pelajar, Forum OSIS Kutim hingga program beasiswa bagi mahasiswa. Sejumlah peserta binaan KAC juga telah mencatatkan prestasi di tingkat nasional maupun perguruan tinggi.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya KAC dalam membangun generasi muda Kutim yang memiliki karakter, prestasi dan keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

“Tahapan penentuan figur diharapkan mampu menjalankan peran secara positif baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Editor: Erwin

sponsor

Duta Pelajar Kutim 2026 Diminta Jadi Penggerak, Jauhi Narkoba hingga Judi Online

Rabu, 30/09/2026

Kadispora Kutim, Basuki Isnawan saat menghadiri Pemilihan Duta Pelajar 2026 (Zulhamri/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait