“Jadi tahun ini kita kelola anggaran SILPA pada 2023 lalu. Jadi tidak ada tambahan anggaran khusus 2024 ini,” jelas Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kutim Ripto Widargo, Kamis (28/11/2024).
Diakui, ada sekitar sepuluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola anggaran tersebut rata-rata memiliki Silpa dari tahun sebelumnya.
“Faktor tidak terserap secara maksimal program FCPF-CF ini karena masuk transfer APBD perubahan 2023. Jadi sisa Silpa tahun lalu baru terlaksana di akhir tahun ini,” jelasnya.
Realokasi anggaran tahun sebelumnya masing-masing OPD tidak menggeser atau merubah yang sudah di programkan thsub sebelumnya.
“Ini hampir rata-rata semua OPD sudah melaksanakan kegiatan. Untuk teknisnya bisa ke bidang pengelolanya,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin