Secara peruntukan, program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF) dari Bank Dunia diklasifikasikan untuk performance atau berdampak langsung pada penurunan deforestasi dan degradasi.
Kabid Perekonomian dan SDA Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Kutim), Ripto Widargo mengatakan, terkait peruntukkan dana insentif karbon tentu yang bersangkutan dengan pencegahan ataupun pengendalian deforestasi.
"Jadi secara tidak langsung akan berdampak pada penurunan degradasi dan deforestasi," jelasnya, Selasa (26/11/2024).
Beberapa program yang sesuai dengan performance misalnya pencegahan karhutla, fasilitasi penanganan karhutla, reboisasi dan mitigasi bencana karhutla.
Sedangkan untuk sisi responsibility, misalnya pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ikut mengawasi terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan sosialiasasi pendorong pengakuan terhadap masyarakat hukum adat (MHA).
"Nantinya ada tim khusus untuk dari pusat mendampingi realisasi dana karbon mulai perencanaan hingga pelaporan," pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin