Di tahun ini yang mendapat kucuran dana carbon senayan sebanyak 83 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kutim Ripto Widargo mengatakan, melalui program tersebut, pemerintah daerah berhasil memperkuat upaya penurunan emisi karbon melalui berbagai inisiatif yang dilakukan perangkat daerah.
“Alhamdulillah tahun ini kucuran dana karbon sebesar Rp305 juta yang langsung dialokasikan kepada 83 desa di Kutim,” jelasnya kepada Korankaltim.com, Selasa (5/11/2024).
Menurutnya, sejumlah desa terpilih dinilai memiliki kontribusi dalam menurunkan emisi karbon. Diharapkan, alokasi dana tersebut peruntukan tepat sasaran dan memberdayakan masyarakat desa untuk turut serta dalam menjaga lingkungan sesuai dengan kegiatan yang dirancang oleh masing-masing desa.
“Jadi setiap desa memiliki kebebasan untuk menggunakan dana tersebut sesuai dengan kebutuhan dan program yang telah direncanakan,” jelasnya.
Setiap desa akan didampingi oleh fasilitator dalam merancang dan melaksanakan program yang efektif dalam penurunan emisi. Maka puluhan desa penerima dana akan menyusun proposal untuk mencairkan dana yang dialokasikan.
“Semoga dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal dan bisa terserap semuanya,” harapnya.
Terpenting, program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam penurunan emisi karbon melalui pendekatan langsung ke masyarakat desa,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin