Kabid Penyuluh Disbun Kutim, Adi Yanto mengatakan, beberapa program diantaranya, peningkatan kapasitas kelembagaan petani, peningkatan kapasitas kelembagaan penuyulih pertanian di Desa dan Kecamatan, sarana penunjang peningkatan petani dan penyuluh dan sekolah lapang.
"Jadi ada enam kelompok tani se Kutim yang mendapatkan bantuan. Jadi ada peningkatan kapasitas kelembagaan petani. Adapula peningkatan kapasitas SDM budidaya," kata Adi saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (5/12/2023).
Sehingga progres kegiatan sudah berjalan, penguatan kelembagaan menurutnya sangat penting untuk keberlanjutan program yang telah tercapai.
"Alhamdulillah bidang kami mendapat alokasi anggaran sebesar Rp250 Juta untuk kegiatan bimbingan teknis berkaitan dengan kelembagaan dan budidaya," ucap Adi lagi.
Disebutkan, dalam peningkatan SDM khusus para petani yang telah melakukan budidaya komoditi kelapa sawit dan karet. Pihaknya berharap agar dana tersebut bisa dikucurkan secara rutin. “Penggunaan alokasi anggaran kita upayakan selesai hingga akhir tahun 2023 ini. Mudah-mudahan bisa berjalan sesuai direncanakan," pungkasnya. (Adv)