Plt Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Usaha Kecil Budidaya Ikan, Ahmad Jayadi mengungkapkan bahwa gelontoran anggaran diarahkan pada program peningkatan kapasitas budidaya komoditas perikanan tambak. "Jadi program ini akan diarahkan ke sentra budidaya perikanan tambak maupun air tawar," ucap Jayadi.
Untuk rancangan awal pemanfaatan dana FCPF-CF ini diarahkan untuk peningkatan kapasitas budidaya melalui pengadaan sarana budidaya berupa keramba jaring apung dan benih. "Serta bantuan pupuk dan kapur yang akan di distribusikan untuk budidaya tambak," paparnya.
Kegiatan ini tidak serta merta dilaksanakan begitu saja tetapi kan melalui beberapa proses seperti asistensi kegiatan. Program penurunan emisi karbon adalah rangkaian upaya yang bertujuan untuk mengurangi jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer oleh kegiatan manusia.
Emisi karbon adalah gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim, oleh karena itu Usaha perikanan dapat memberikan kontribusi terhadap emisi karbon di atmosfer melalui berbagai kegiatan seperti penangkapan ikan dengan kapal, pengolahan ikan, transportasi, dan pengemasan.
Dengan mengimplementasikan tindakan-tindakan tersebut, industri perikanan dapat membantu mengurangi emisi karbon dan memberikan kontribusi dalam penanganan perubahan iklim. "Kami memberikan bantuan kepada petani tambak berharap agar tetap menjaga kelestarian pohon bakau (Mangrove) di sekitar," tutup Jayadi. (Adv)