Kepala Bidang (Kabid) Kerjasama Desa, DPMDes, Zainal Abidin melaporkan, berkaitan hasil dalam sosialisasi tersebut, dimana nantinya kucuran dana akan masuk ke sejumlah desa perwakilan.
"Rencananya pada 2024 mendatang akan dicairkan. Desa yang memiliki hutan yang dapat mengurangi emisi karbon akan ditambah dana insentifnya," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (4/12/2023).
Terkait penunjukan desa telah melalui verifikasi, sehingga beberapa desa yang dipilih layak untuk mendapat kucuran untuk mengelola hutan di wilayahnya. "Ini masih tahap sosialisasi. Semoga setelah pencarian di tahun depan bisa terlaksana sesuai juknis," ulasnya.
Prinsipnya bagaimana melestarikan hutan dan penurunan emisi gas rumah kaca. Kerjasama tersebut melalui KLHK dengan Bank Dunia. Saat ini Kalimantan Timur (Kaltim) dipercaya mampu menurunkan emisi gas rumah kaca.
"Terpenting masing-mssing Desa membuat pelaporan aksi penurunan gas rumah kaca dalam portal MMR," pungkasnya. (Adv)
Editor: Maruly Z