Seragam dan perlengkapan sekolah gratis untuk siswa tidak mampu di tingkat, Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah memasuki tahapan penyortiran atau packing.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru ketika ditemui awak media menjelaskan seluruh seragam dan perlengkapan sekolah telah tiba di gudang penyimpanan.
Kini petugas pun tengah melakukan proses penyortiran sebelum didistribusikan ke masing-masing sekolah.
“Untuk progresnya barang sudah datang semua di gudang, sementara lagi proses sortir. Untuk Kecamatan Sepaku sudah selesai,” ungkapnya, Jumat (30/8/2024).
Lantaran telah memasuki tahapan penyortiran seragam dan perlengkapan sekolah telah berlangsung maka menargetkan proses distribusi ke sekolah.
Proses pendistribusian diinginkan rampung dalam waktu dekat sehingga seragam dan perlengkapan sekolah gratis segera dinikmati.
“Minggu ini Insya Allah sudah mulai, setelah itu nanti sekolah yang salurkan ke penerima yang memang berhak,” akunya.
Andi tekankan pelaksanaan penyaluran bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis ke siswa tidak mampu kurang lebih 9.000 jiwa sedikit mengalami keterlambatan.
Sebelumnya pemerintah daerah inginkan pada saat siswa masuk sekolah di tahun ajaran baru telah memanfaatkan bantuan tetapi terkendala. (Adv)
Editor: Supiansyah