Dalam kesempatan ini meminta seluruh pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) di Lingkungan Pemkab PPU untuk terus menjaga kedisiplinan, baik dalam kehadiran maupun saat menjalankan tugas-tugas wajib sebagai unsur pemerintah daerah.
“Kedisiplinan ini wajib kita jaga dan tingkatkan, karena ini adalah kunci awal untuk mendukung segala tugas dan fungsi kita masing-masing di lingkungan Setdakab PPU,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan pemerintah memerlukan dukungan dari setiap bagian, sehingga diperlukan sinergi dan kerja sama yang baik dari setiap pimpinan hingga seluruh jajaran di tingkat bawah. “Sekretariat daerah ini adalah leading sector utama, jadi jaga harmonisasinya dengan baik. Setda adalah contoh bagi unit kerja lainnya,” tambahnya.
Selain itu, berkaitan dengan tahun pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Marbun memberikan tekanan kepada seluruh jajaran ASN dan THL untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis demi menjaga kondusivitas jelang Pilkada.
“ASN dan THL harus menjaga netralitas sebagai pelaksana pemerintahan. Masing-masing kita memang memiliki pilihan, tetapi cukup di dalam hati dan diaspirasikan dalam bilik suara saja saat pemilu nanti,” kata Marbun.
Marbun mengingatkan menjelang Pilkada mendatang, seluruh ASN dan THL harus menjadi contoh dalam menjaga kondusivitas daerah, sehingga dapat meminimalisir terjadinya atau hal-hal lain yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Pilkada. “Sebagai jajaran pemerintah daerah, khususnya di sekretariat daerah, kita harus fokus dan bertanggung jawab terhadap seluruh tugas dan kewajiban kita dalam melaksanakan pelayanan pemerintahan yang ada saat ini,” tutupnya. (adv)