Dalam arahannnya, Makmur Marbun mengatakan tujuan utama reformasi birokrasi yang sesungguhnya adalah memastikan dan menjaga agar organisasi tetap dalam kondisi stabil selama proses perubahan, fokus dan mudah dalam menjalankan setiap tanggung jawab
Selain membenahi tatalaksana, prosedur, manajemen sumberdaya manusia, dan perbaikan sistem yang ada. Hal yang tidak kalah penting dalam reformasi birokrasi adalah bagaimana mengubah pola pikir dan budaya kerja seluruh SDM organisasi.
“Saya berharap kepada saudara untuk segera melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi jabatan,” ungkapnya, Senin (18/3/2024).
Marbun pun meminta pejabat yang baru dilantik berperilaku disiplin sebagai contoh dan tauladan bagi bawahan di Instasi yang dipimpin. “Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab,” akunya.
Pelantikan ini dilaksanakan karena yang bersangkutan saat kegiatan pelantikan sebelumnya berhalangan hadir sehingga baru dapat mengikiti pelantikan susulan.
Seperti diketahui sebelumnya, Saidin menjabat sebagai kepala Diskukmperindag PPU yang kini di jabat oleh mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) PPU Margono Hadisutanto.
Sementara itu, Saidin menjelaskan bahwa pelantikan susulan ini dilakukan lantaran sebelumnya berhalangan hadir karena waktunya bertepatan dengan keberangkatan menjalankan ibadah Umroh.
“Saat pelantikan bertepatan saya berangkat umroh. Infomasinya saya dapat malam, kalau besok itu ada pelantikan sementara saya jam 6 pagi harus berangkat. Karena berangkat maka harus dilantik ulang, susulan,” jelasnya kepada awak media.
Dirinya pun sebelumnya tidak pernah berpikir akan masuk dalam gerbong mutasi mengingat jabatannya baru kurang lebih satu tahun. Terbilang masih baru menjabat sebagai Diskukmperindag PPU.
“Tidak menduga juga masuk daftar apalagi kan baru di tempatkan disitu. Seandainya saya tahu ada mutasi untuk saya mungkin jadwal (Umroh) disesuaikan,” tutupnya. (Adv)