
Selasa, 22/09/2026
Selasa, 22/09/2026
kegiatan Bepelas malam kedua sebagai rangkaian dari perayaan Erau Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (heri/korankaltim.com)

Selasa, 22/09/2026

kegiatan Bepelas malam kedua sebagai rangkaian dari perayaan Erau Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (heri/korankaltim.com)
Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Prosesi Bepelas malam kedua dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2026 berlangsung khidmat di Museum Mulawarman, Tenggarong, Senin (21/9/2026) malam. Prosesi adat tersebut dihadiri Sultan ke-XXI Kutai Kartanegara Ing Martadipura H. Adji Muhammad Arifin, Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid, serta Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar Ahmad Taufik Hidayat. Sejumlah pejabat Pemkab Kukar dan kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura juga turut hadir mengikuti rangkaian prosesi sakral tersebut.
Taufik mengatakan, pelaksanaan Bepelas malam kedua berjalan lancar. Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan diikuti sejumlah perangkat daerah yang mendapat tugas dalam pelaksanaan Erau.
“Ya Alhamdulillah kegiatan Bepelas malam kedua hari ini berjalan dengan lancar. Ayahanda Sultan hadir, kemudian beberapa OPD juga hadir karena memang mendapat tugas pada malam hari ini,” kata Taufik.
Menurutnya, keterlibatan perangkat daerah dalam rangkaian Erau dilakukan secara bergiliran. Setiap harinya, sejumlah OPD telah dibagi untuk turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan adat tersebut.
“Setiap OPD ada yang dibagi. Besok ada Asisten II lagi dengan beberapa OPD yang sudah terbagi,” ungkapnya. Selain mengikuti prosesi Bepelas, Taufik juga turut merasakan langsung suasana adat melalui tarian yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan malam tersebut. Ia mengaku pengalaman tersebut menjadi bagian menarik dalam mengikuti rangkaian Erau.
Menurutnya, setiap tarian memiliki tingkat kesulitan tersendiri. “Kalau yang ini agak mudah. Kalau Beganjur yang agak berat, kaki harus kuat,” ucapnya sembari tersenyum. Bagi Taufik, keterlibatan langsung dalam rangkaian Erau bukan sekadar mengikuti kegiatan seremonial.
Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menikmati sekaligus memahami kekayaan adat dan budaya Kutai. “Ini bagian daripada adat budaya yang harus kita lestarikan,” tegasnya. Prosesi Bepelas malam kedua diawali dengan para undangan hadir di ruang Sitinggil Keraton, kemudian mengikuti ritual prosesi sakral.
Sultan selanjutnya memasuki tempat prosesi Bepelas sebelum bersama tamu dan undangan VVIP menuju ruang makan untuk makan malam bersama. Taufik berharap seluruh rangkaian Erau Adat Kutai 2026 yang berlangsung selama beberapa hari ke depan dapat berjalan lancar hingga seluruh prosesi berakhir. “Harapannya mudah-mudahan acara ini sampai penutupan berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (adv)

Selasa, 22/09/2026
kegiatan Bepelas malam kedua sebagai rangkaian dari perayaan Erau Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (heri/korankaltim.com)
TERPOPULER