Kegiatan ini diinisiasi Kecamatan Loa Kulu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kukar, ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga lanjut usia.
Kepala Desa Ponoragan, Sarmin menyampaikan terima kasih atas dukungan dari pihak kecamatan dan dinas terkait. Ia menegaskan bahwa program Sekolah Lansia ini akan menjadi langkah berkelanjutan yang diharapkan membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin para lansia di Ponoragan tetap bahagia, sehat, dan produktif. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin sekolah ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan pemaparan materi oleh DP2KB Kukar bersama Kepala Puskesmas Loa Kulu. Keduanya menjelaskan pentingnya pembentukan Sekolah Lansia sebagai sarana pembinaan kesehatan, sosial, dan spiritual bagi masyarakat lanjut usia, sehingga mereka tetap menjadi bagian aktif dari kehidupan sosial di desa.
“Sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan konsep Sekolah Lansia sebagai wadah pembelajaran, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas hidup bagi masyarakat usia lanjut. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan produktif,” ucapnya.
Plt. Sekcam Loa Kulu, Khairuddinata memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Ponoragan atas inisiatif positifnya. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud kepedulian nyata terhadap kelompok lansia yang memiliki peran penting dalam masyarakat.
“Sekolah Lansia ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan semangat hidup, serta memberikan motivasi bagi para orang tua kita untuk tetap aktif dan berdaya,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin