Inovasi tersebut diberi nama ‘TopiMas Panji’ (Transformasi Pojok Ide untuk Perbaikan Pelayanan kepada Masyarakat di Kelurahan Panji). Inovasi tersebut sebuah ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, ide, dan kritik membangun.
“Melalui TopiMas Panji atau Pojok Ide ini, warga kini bisa memberikan masukan secara langsung, baik melalui kotak ide maupun QR Code digital, untuk menilai kepuasan layanan dan memberi gagasan perbaikan,” kata Sekretaris Lurah Panji, Hanapi kepada Korankaltim.com, Selasa (7/10/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari aksi perubahan “TopiMas Panji”, yang digerakkan oleh seluruh ASN Kelurahan Panji dengan dukungan masyarakat, Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, dan Lembanga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) serta Ketua dan Forum RT di Kelurahan Panji.
Tujuan utama inovasi tersebut, kata dia adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pelayanan, mendorong budaya kerja kreatif dan terbuka di lingkungan kelurahan dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan dan responsif.
”Mari kita bersama wujudkan Kelurahan Panji yang inovatif, responsif, dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya. (Adv)
Editor: Erwin