Semangat pemberdayaan masyarakat yang digerakkan pemerintah kelurahan menjadikan wilayah ini semakin hidup dengan aktivitas ekonomi produktif.
Lurah Sukarame Muhammad Zulkifli mengungkapkan geliat UMKM di wilayahnya tak lepas dari peran aktif warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan kelompok pemuda.
Mereka tidak hanya menjadi penggerak utama, tetapi juga motor kreatif dalam menciptakan produk kuliner, kerajinan tangan, hingga jasa.
“Sebagian besar UMKM memang tumbuh dari tangan-tangan ibu rumah tangga. Namun sekarang, anak-anak muda juga semakin terlibat, terutama di sektor ekonomi kreatif. Mereka ikut dalam proses produksi sampai pemasaran,” jelasnya.
Tak hanya berhenti pada kegiatan produksi, pemerintah kelurahan juga mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal. Pelaku usaha didorong untuk terus berinovasi agar hasil karyanya dapat bersaing di pasar yang lebih luas. “Kami ingin warga punya keberanian tampil dengan produk yang berkelas,” tambahnya.
Kesadaran warga terkait pentingnya legalitas usaha pun mulai meningkat. Zulkifli menyebut, sejak tahun lalu pelaku UMKM diarahkan untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) secara mandiri. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, karena mereka menyadari legalitas adalah fondasi penting menuju usaha yang mandiri dan profesional.
Salah satu inisiatif yang menjadi sorotan adalah Komunitas Para Janda (Kopaja). Program ini lahir sebagai wadah pemberdayaan perempuan kepala keluarga.
Melalui Kopaja, para anggotanya mendapatkan pelatihan keterampilan seperti menjahit dan membuat kue, sekaligus difasilitasi bantuan alat produksi. Beberapa anggota bahkan berhasil mengembangkan usaha sendiri hingga mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarganya.
“Inisiatif seperti Kopaja ini sangat membantu. Selain menambah penghasilan, juga membuka peluang kerja baru di lingkungan sekitar. Harapannya, semakin banyak warga yang merasakan manfaat langsung,” tegas Zulkifli.
Ia menambahkan, kunci keberlanjutan UMKM adalah inovasi dan kemampuan beradaptasi di tengah persaingan. Dukungan pemerintah, ditambah semangat kolaborasi warga, diyakini akan membawa Sukarame menjadi sentra UMKM unggulan di Tenggarong.
“Kami tidak ingin hanya bertahan. Targetnya, UMKM Sukarame terus tumbuh, berinovasi, dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur