Camat Muara Muntai, Mulyadi, menyebut potensi daerahnya sangat besar karena ditopang ketersediaan bahan baku yang melimpah dan antusiasme masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan pemuda.
“Kalau di Muara Muntai potensinya besar, karena UMKM di sini kebanyakan pelakunya adalah para ibu-ibu rumah tangga, kemudian para pemuda. Dukungan dari pemerintah juga cukup besar, termasuk bantuan dalam penyediaan peralatan,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Menurut Mulyadi, sebagian besar UMKM bergerak di bidang pengolahan ikan. Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari kerupuk ikan, amplang, hingga berbagai camilan berbahan dasar ikan lainnya.
“Kondisi alam di sini mendukung, bahan bakunya banyak dari ikan. Jadi wajar kalau pengembangan UMKM lebih dominan di sektor ini,” jelasnya.
Meski demikian, Mulyadi menilai peningkatan kapasitas pelaku usaha masih perlu digencarkan agar kualitas produk terus berkembang.
“Kami berharap pelatihan untuk ibu-ibu dan pemuda lebih sering diadakan. Dengan pelatihan yang intensif, kualitas dan daya saing produk bisa lebih baik,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, pihak kecamatan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kelompok kerja (pokja) dan organisasi lokal, untuk mendampingi para pelaku UMKM.
“Kami berkolaborasi dengan teman-teman di lapangan agar pengembangan usaha ini berjalan maksimal,” tambahnya.
Selain fokus pada UMKM, Mulyadi juga menyampaikan perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini melalui program PAUD yang dikelola Bunda PAUD dan UPT Pendidikan.
“Biasanya ada kegiatan akhir tahun yang melibatkan anak-anak, termasuk dukungan dari Bunda PAUD dan tenaga pendidik,” ujarnya.
Mulyadi optimistis, dengan dukungan pemerintah dan semangat warga, UMKM di Muara Muntai akan terus berkembang dan mampu memperluas pasar.
“Kalau semua pihak bergandeng tangan, usaha kecil ini bisa menjadi penggerak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur