Turut serta membersamai Bupati Kukar, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono beserta kepala perangkat daerah, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar, perwakilan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, Camat Tenggarong, Lurah setempat, serta para tokoh pemuka agama di Masjid Darussalam, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong.
Usai salat subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dana hibah sebesar Rp330 juta untuk masjid, yang kemudian disusul dengan penyerahan simbolis bantuan program paket sembako untuk imam dan marbot masjid secara rutin bulanan, untuk wilayah Kecamatan Tenggarong, Loa Kulu, dan Sebulu, oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.
“Safari Subuh yang dilaksanakan sejak Kukar Idaman akan terus dilanjutkan Kukar Idaman Terbaik, semangatnya adalah untuk harapan membawa keberkahan bagi Kukar. Terkait bantuan hibah yang diberikan, hal tersebut sesuai dengan usulan pengurus masjid untuk pembangunan kanopi dan kesekretariatan. Mohon ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan pertanggungjawabkan dengan baik,” pesan Aulia.
Orang nomor satu Kukar ini berharap bantuan rumah ibadah dapat terus dilaksanakan, hal ini merupakan salah satu program Kukar Idaman Terbaik, yakni Program Kukar Berkah dalam upaya penguatan keagamaan yang merupakan salah satu kegiatan utama. Aulia menyatakan membangun Kukar tidak hanya infrastruktur dan ekonomi, tapi juga membangun sumber daya manusia (SDM) nya.
“Membangun SDM bukan cuma membangun kecerdasan, tapi juga membangun mental dan karakter yakni membangun fondasi keagamaan. Melalui program Kukar Berkah kita memberi bantuan bagi para marbot atau pengurus masjid dan guru ngaji, karena merekalah yang membangun mental untuk generasi kita,” tegasnya. (Adv)
Editor: Erwin