Kebijakan Efisiensi Anggaran, Kecamatan Tabang Sigap Koordinasi dengan Bappeda
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Camat Tabang Rakhmadani Hidayat menyatakan pihaknya bertindak cepat menyikapi kebijakan efisiensi anggaran.
Terkait efisiensi pihak Kecamatan yang letak teritorial wilayahnya paling jauh dari Ibu Kota Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini diberitahukan melalui surat edaran Sekda Kukar, bahwasanya Pemerintah Kecamatan bersiap diri untuk menerima kebijakan efisiensi anggaran tersebut.
“Kami pun ketika dapat surat edaran tersebut langsung melakukan rapat di internal Pemerintah Kecamatan Tabang dan kita menyikapi ada drafting data yang dikirim oleh Bappeda ke seksi PMD untuk kita sikapi persiapan kegiatan yang dilakukan efisiensi,” kata Dani sapaan akrab Camat Tabang ini saat dikonfirmasi korankaltim.com, Selasa (29/7/2025).
Dani melanjutkan adapun sikap yang dilakukan pihak kecamatan yakni dengan mencermati kembali kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan, sehingga hal ini perlu koordinasi ke pihak Bappeda. Ia mengungkapkan Rabu (23/7/2025) pekan lalu setelah rapat internal Kecamatan Tabang, pihaknya mengarahkan kepada para Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk langsung merapat ke Bappeda Kukar melakukan pertemuan dan koordinasi.
“Mana kegiatan yang sudah dilaksanakan supaya kegiatan ini tidak menjadi anggaran dikurangi. Dan alhamdulillah kegiatan yang sudah dilaksanakan sudah dikomunikasikan dengan pihak Bappeda dan bisa diterima, contoh ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, seperti HKG, Jambore PAUD, MTQ Kecamatan, dan HUT RI,” ungkapnya.
Dani menjelaskan Tabang merupakan Kecamatan yang paling jauh dari ibu kota kabupaten, tentunya operasional biaya perjalanan juga menjadi penting manakala ada kegiatan penting yakni pelaksanaan rapat di Kabupaten, jadi hal ini pihak Kecamatan Tabang memohon ke Pemerintah Daerah untuk menjadi pertimbangan.
“Alhamdulillah ini menjadi sebuah pertimbangan juga, namun namanya efisiensi anggaran kita harus tetap mengikuti apa yang menjadi arahan Pemerintah Kabupaten. Kami juga menyadari ini merupakan mandatori yang harus kita emban bersama, harus kita sikapi bersama, dan kita sikapi dengan bijak,” tegas Dani. (adv)










