Pelepasan dilakukan di teras Kantor Bupati Kukar Tenggarong dengan dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Aji Ali husni, Sekretaris Dispora Syafliansyah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar Chairil Anwar jajaran Dispora Kukar dan pengurus Induk Organisasi Olahraga (Inorga) beserta jajaran para orang tua atlet dan peserta JPD.
“Acara pelepasan ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini adalah bentuk penghormatan dan pengakuan dari pemerintah daerah terhadap semangat, kerja keras, dan tekad para duta-duta muda Kukar yang siap membawa nama baik daerah kita ke tingkat provinsi dan nasional,” kata Asisten III Setkab Kukar Dafip Hariyanto.
Ia melanjutkan momentum ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa prestasi bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba. Ia lahir dari proses panjang, latihan yang konsisten, bimbingan yang tulus, dan dukungan dari banyak pihak.
Fornas adalah agenda nasional yang dilaksanakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI). Ajang ini menampilkan berbagai cabang olahraga rekreasi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Fornas tidak hanya menjadi tempat adu keterampilan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, kebersamaan, dan promosi nilai-nilai hidup sehat serta budaya lokal.
Kabupaten Kukar, sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan sumber daya manusia yang potensial, tentu patut berbangga karena mampu mengirimkan kontingen terbaiknya untuk berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa semangat olahraga di kukar tidak hanya terpusat pada olahraga prestasi, tetapi juga tumbuh di tingkat akar rumput melalui olahraga rekreasi yang partisipatif, menyenangkan, dan terbuka untuk semua kalangan.
“Saya berharap, para peserta yang akan berlaga di Fornas mampu menunjukkan semangat sportivitas, membawa semangat persaudaraan, dan mengenalkan budaya serta identitas kutai kartanegara di panggung nasional. Jadikan kegiatan ini sebagai ajang untuk menimba pengalaman, memperluas wawasan, dan mempererat persatuan bangsa melalui olahraga,” ujarnya.
Selanjutnya Dafip juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para pemuda yang akan mewakili Kabupaten Kukar dalam JPD tingkat provinsi Kaltim tahun 2025. Sebagai generasi penerus bangsa, para peserta JPD memegang peranan strategis dalam pembangunan masa depan daerah dan negara.
Jambore pemuda bukanlah sekadar kegiatan berkumpul dan berkemah. Lebih dari itu, ini adalah forum kreatif dan edukatif yang mengajak para pemuda untuk berdiskusi, berinovasi, serta saling bertukar gagasan demi membangun karakter dan jiwa kepemimpinan.
“Dalam JPD, kalian akan berinteraksi dengan pemuda - pemuda dari seluruh kabupaten/kota se-kalimantan timur, belajar saling memahami, membangun solidaritas, dan memperkuat rasa cinta tanah air,” terangnya.
Pemkab Kukar percaya bahwa delapan orang pemuda-pemudi ini merupakan orang-orang pilihan yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta semangat nasionalisme yang tinggi.
“Kami titipkan nama baik kutai kartanegara kepada kalian. Tunjukkanlah bahwa pemuda kukar adalah pemuda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan,” pesannya.
Tak lupa Asisten III juga menyampaikan penghargaan yang tulus kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan keberangkatan kedua kontingen ini. Kepada para pelatih, pembina, panitia, perangkat daerah, organisasi keolahragaan dan organisasi kepemudaan di Kukar, dan tentu saja para orang tua yang selalu memberikan dukungan moral dan semangat kepada anak-anaknya.
“Terima kasih atas dedikasi dan komitmen kalian. Pesan saya jaga semangat, jaga kesehatan, jaga kekompakan, jaga nama baik daerah dan tumbuhkan rasa percaya diri,” tegasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur