Job Fair kali ini diikuti oleh 28 perusahaan yang beroperasi di Kukar dari berbagai sektor usaha. Dalam arahannya sebelum membuka secara resmi, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyatakan komitmennya bahwa pemerintah akan berupaya maksimal membuka ruang sebesar-besarnya bagi seluruh warga Kukar yang masih berstatus pencari kerja agar bisa diakomodir memiliki pekerjaan tetap. “Kami harap pemberi kerja dan pencari kerja pada kegiatan Job Fair dua hari ini ‘bisa kawin’,” harap Aulia.
Aulia menegaskan Kukar Idaman Terbaik lanjutan dari Kukar Idaman dipastikan memberikan ruang kepada para pencari kerja untuk meng-upgrade skill dan kemampuan kompetensi, salah satu program dedikasi adalah gerakan Kukar Siap Kerja, bertujuan agar warga asli Kukar mendapatkan peningkatan terbaik kualitas kesejahteraan ekonomi masyarakat salah satunya dengan mengupgrade skill kemampuan dalam ketekunan di masing-masing disiplin ilmu dan profesi yang digeluti.
“Harapan kita pencari kerja sekalian yang diakomodir semua adalah yang memiliki KTP Kutai Kartanegara, kalau kawan-kawan operator alat berat dan kawan-kawan belum memiliki sertifikasi segera kirimkan ke Distransaker untuk kemudian bisa difasilitasi pemerintah mendapatkan peningkatan kemampuan skill, sehingga ketika sudah mendaftar teman-teman sudah punya ‘SIM’ atau sudah mengantongi sertifikasi skill yang dibutuhkan oleh pemberi kerja,” tegasnya.
Kepada warga Kukar sebagai pencari kerja, Dokter Aulia berharap semua warga bisa menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dan ditekankan kepada seluruh perusahaan pemberi kerja agar bertindak seadil-adilnya.
“Utamakan yang diterima yang berKTP Kukar karena Job Fair ini dari Kukar dan untuk Kukar, kemudian para teman-teman perusahaan saya minta jangan terlalu saklet, apabila syaratnya masih bisa disusulkan selama tidak substantif itu bisa dikondisikan, sehingga warga etam bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” tukasnya. (adv)