Lurah Loa Tebu, Rahimudin, mengimbau para ibu hamil dan calon ibu hamil untuk lebih aktif melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin ke puskesmas atau rumah sakit terdekat demi menjaga kesehatan ibu dan janin.
Rahimudin menegaskan pentingnya deteksi dini terhadap kondisi kehamilan guna menghindari risiko-risiko yang tak diinginkan.
"Kami terus memberikan motivasi kepada para ibu hamil agar tidak menunda-nunda pemeriksaan. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama, bukan hanya pihak medis, tetapi juga dukungan keluarga dan lingkungan sekitar," ujarnya, Kamis (26/6/2025).
Data yang dicatat pada tahun 2024 menunjukkan bahwa di wilayah Tenggarong terdapat dua kasus kehamilan berisiko yang memerlukan penanganan medis serius. Meski penanganan telah dilakukan secara maksimal oleh dinas kesehatan, nyawa tidak selalu bisa diselamatkan.
"Semua sudah ditangani sesuai prosedur, dan pasien juga mendapat perawatan terbaik," imbuhnya.
Melihat kondisi tersebut, Kelurahan Loa Tebu mendorong terbentuknya gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur masyarakat. Rahimudin mengajak RT, LPM, Karang Taruna, dan PKK untuk bersama-sama membangun kesadaran kolektif dalam mendampingi dan mengingatkan para ibu hamil agar tidak abai terhadap pemeriksaan berkala.
Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat akan terus digalakkan melalui posyandu, forum warga, serta kegiatan sosial lainnya yang menyentuh langsung komunitas. "Kami berharap dengan sinergi yang baik, kasus-kasus kehamilan berisiko bisa diminimalkan, bahkan dicegah sejak dini," tegasnya.
Selain itu, pihak kelurahan juga mendukung penuh pelayanan kesehatan gratis yang tersedia di puskesmas dan program-program ibu sehat yang dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kukar.
"Akses sudah terbuka, tinggal bagaimana kita saling menguatkan agar ibu-ibu mau dan terbiasa datang memeriksakan diri," pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur