Camat Loa Kulu, Ardiansyah menyebut program Kukar Idaman menjadi motor penggerak utama dalam menyelaraskan pembangunan hingga ke pelosok desa.
"Apa yang kami bangun itu sesuai dengan regulasi, dan amanah yabg diberikan pemkab Kukar, saat ini yang menjadi fokus kami pemerataan pembangunan dan pelayanan masyarakat," jelasnya, Senin (16/6/2025).
Menurutnya, saat ini sudah ada pengerjaan infrastruktur jalan dan gang di 15 desa yang tersebar di luar Loa Kulu. Pemetaan dilakukan secara terpadu bersama Dinas PU, Perkim, dan Dishub, termasuk untuk fasilitas penerangan jalan.
Selain infrastruktur fisik, Camat juga menyoroti pentingnya koneksi digital. Ia memastikan tidak ada desa yang mengalami blank spot alias tidak terjangkau internet.
"Pak Bupati sudah mewajibkan setiap desa memiliki jaringan internet. Di desa yang dulunya sulit sinyal seperti dusun dusun, kini sudah tersedia akses internet," tambahnya.
Tahun ini, pendataan jalan yang akan diperbaiki masih berlangsung. Camat menyebut hal ini dilakukan secara kolaboratif antara kecamatan dan pemerintah kabupaten. "Merujuk pada hasil Musrenbang tingkat desa dan kecamatan agar semua kebutuhan infrastruktur terserap,” ujarnya.
Sejak 2017, pembangunan jalan dan gang di desa telah menunjukkan progres signifikan. Meski masih ada gang kecil yang belum terkoneksi, data tersebut sudah diprioritaskan. Salah satu contoh yaitu Desa Loh Sumber dan Jembayan Tengah yang kini hanya tinggal menunggu tahap pemantapan.
Tak hanya itu, desa-desa seperti Jembayan Dalam pun sudah masuk dalam program pembangunan konektivitas yang menunggu eksekusi oleh OPD terkait. Camat Loa Kulu berharap, tahun ini sejumlah proyek bisa dilanjutkan bahkan dituntaskan hingga tahun depan.
"Harapannya, pembangunan dapat merata. Saat ini, kami benahi secara bertahap agar masyarakat bisa merasakan kenyamanan," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur