Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Pemerintah Provinsi, antara lain Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, beserta sejumlah kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltim, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor.
Menanggapi kegiatan ramah tamah dan dialog bersama Mendikdasmen RI tersebut, Ahydani menyampaikan bahwa Wakil Gubernur Kaltim memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong serta sekolah unggulan lainnya di Kukar.
“Rencana itu tentu bagian yang tentunya didukung Pemkab Kukar. Namun juga yang terpenting adalah dukungan infrastruktur dan digitalisasi,” kata Ahyani saat dikonfirmasi korankaltim.com, Minggu (15/6/2025).
Saat ditanyakan terkait usulan terkait program Smart Classroom yang disuarakan oleh Wagub Kaltim, Ahyani berharap usulan tersebut juga bisa direalisasikan di Kukar. Dirinya sepakat dengan pernyataan Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti bahwa pentingnya membangun bidang pendidikan dengan teknis dan kerja sama kolaborasi semua stakeholder dan pemangku kepentigan.
“Kolaborasi itu tentunya kita sepakati dan dukung. Semoga apa yang disampaikan Wagub Seno Aji baik diantara Smart Classroom dan rencana sekolah rakyat bisa segera dilaksanakan di Kukar,” harap Ahyani.
Dalam arahannya, Menteri Abdul Mu’ti menyatakan kementerian saat ini fokus menyelesaikan permasalan pendidikan secara bertahap melalui berbagai program strategis sejalan dengan visi nasional dan Asta Cita.
“Kami sedang merevitalisasi lebih dari 11.000 sekolah dengan total alokasi anggaran mencapai 11,9 triliun,” tegasnya.
Mendikdasmen juga mengingatkan pentingnya peningkatan mutu pendidikan yakni dengan menekankan agar daerah memaksimalkan peran Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) untuk menjamin kualitas pengajar dan sistem pendidikan. (Adv)
Editor: Erwin