Untuk sumber daya manusia (SDM) para pengurus Koperasi Merah Putih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar akan memfasilitasi peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan manajemen koperasi.
“Saya sudah perintahkan kepada Sekda untuk mencari lembaga yang sudah tersertifikasi sehingga nanti para pengurus Koperasi Merah Putih itu mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikasi nya,” kata Edi.
Selanjutnya, di masing-masing kelurahan dan desa yang sudah dibentuk Koperasi Merah Putih harus menentukan secara pasti core bisnis yang sudah ditetapkan dengan melihat potensi yang ada di wilayah.
“Lihat potensi masing-masing wilayah tapi yang lebih utama adalah salah satu target kinerjanya bagaimana keanggotaannya tadi sudah diarahkan dalam bidang pertanian dalam arti luas dulu lebih utamanya, dan beberapa bidang lain seperti UMKM pariwisata harus dipastikan keanggotaan koperasi mencermati ini,” ungkapnya.
Orang nomor satu di Kukar ini memberikan arahan agar Koperasi Merah Putih dapat berkoordinasi dengan dinas atau badan teknis terkait. Sebagai contoh, di bidang pertanian secara luas, Dinas Pertanian memiliki banyak kelompok tani yang aktivitasnya sudah berjalan dengan baik. Begitu pula di Dinas Perikanan, kelompok-kelompok usaha perikanan juga telah aktif beroperasi.
Kemudian, pada Dinas Koperasi dan UKM, terdapat berbagai kelompok pelaku usaha menengah. Hal ini perlu ditekankan agar para pelaku usaha tersebut dapat dipastikan menjadi anggota kelompok koperasi.
“Dan selanjutnya kami memastikan bahwa di Kutai Kartanegara ini existing BUMDes nya itu sudah banyak, jadi jangan sampai koperasi tidak jalan. Saya minta dua duanya jalan karena kalau BUMDes itu dia mengelola salah satu usaha untuk pendapatan, menambah pendapatan desa. Tapi kalau koperasi ini adalah para anggotanya para masyarakat jadi untuk kesejahteraan masyarakat dalam hal ini masyarakat desa yang menjadi anggota Koperasi Merah Putih. Saya harap program ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat Kutai Kartanegara,” tegas Edi. (Adv)
Editor: Erwin