Camat Marangkayu, Ambo Dalle menjelaskan pembangunan rest area tersebut tidak lepas dari inisiatif bersama. Dukungan juga datang dari pemerintah provinsi sejak masa kepemimpinan Penjabat Gubernur sebelumnya, yang menunjukkan komitmen dalam membangun kawasan penunjang pariwisata.
“Diharapkan dengan adanya rest area itu, kesejahteraan masyarakat sekitar bisa lebih meningkat dengan perputaran ekonomi,” jelasnya, Kamis (12/6/2025).
Keberadaan rest area ini dinilai penting untuk menunjang kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata di Marangkayu, seperti Pantai Biru Kresik. Selain memberikan ruang istirahat, rest area ini juga membuka peluang usaha kecil, UMKM, serta aktivitas ekonomi lain yang dikelola oleh masyarakat lokal.
Yang menarik, pembangunan fisik rest area ini berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Meski rincian dukungannya tidak dijelaskan secara detail, Camat Ambo Dalle menegaskan bahwa pembangunan tersebut adalah wujud nyata sinergi antara sektor swasta dan masyarakat. “Yang jelas, fisik bangunannya dibangun dari dana CSR perusahaan,” ungkapnya.
Dengan keterlibatan CSR, pembangunan kawasan wisata di Marangkayu menjadi lebih inklusif dan partisipatif. "Harapan adanya rest area ini menjadi tempat perputaran ekonomi bagi masyarakat serta UMKM, ini yang kita upayakan untuk kemandirian masyarakat," pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur