Menurut Fadhli, sejak tahun 2014 hingga 2024, wilayahnya telah menerima lima unit kendaraan angkut sampah, terdiri dari tiga unit domtrak dan dua unit mobil L300. Fasilitas ini membantu proses pengumpulan dan pengangkutan sampah dari rumah warga ke TPS 3R dan lokasi pembuangan sementara.
"Alhamdulillah, kami sudah menerima bantuan domtrak dan mobil L300. Ini sangat membantu aktivitas pengangkutan sampah, terutama di Desa Lebak Cilong dan Lebak Matan," ujarnya, Selasa (10/6/2025).
Fadhli menjelaskan sampah rumah tangga kini bisa langsung dijemput dari rumah warga oleh petugas atau dibuang oleh warga ke titik pengumpulan yang telah disiapkan di tiap RT, pemerintah desa telah membangun tempat pembuangan sementara yang mudah diakses warga, memudahkan proses pengangkutan ke TPS 3R.
Langkah ini membuktikan adanya sistem pengelolaan sampah yang tertata dan efisien. Di sisi lain, masyarakat juga semakin sadar untuk memilah sampah dari sumbernya, seperti dari rumah tangga, sebelum disetor ke TPS.
Dengan sinergi antara fasilitas yang memadai dan partisipasi aktif masyarakat, Kecamatan Muara Wis di bawah kepemimpinan Fadhli Annur terus melangkah menuju sistem pengelolaan sampah yang modern, inklusif, dan berorientasi lingkungan.
"Dengan hadirnya armada ini, diharapkan kebutuhan pengangkutan sampah dapat terpenuhi. Tetapi masyarakat tetap diingatkan untuk terlebih dahulu mengolah sampahnya sebelum dibuang ke TPS 3R," pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur