Seperti yang disampaikan Bupati pada saat menghadiri prosesi wisuda ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Islam Kecamatan Tenggarong Seberang, Edi menyatakan bahwa hari ini Kukar memang kaya sumber daya alam (SDA), kaya minyak, gas, batu bara dan bahan galian lainnya.
“Sumber daya alam tidak bisa terbaharui dan nanti pada waktunya akan habis, siapa yang meneruskan kejayaan Kukar nanti adalah anak–anak etam putra putri Kukar sendiri seperti anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di Ponpes Nurul Islam, karena sumber daya manusia inilah yang akan menjadi kekuatan dan akan membawa kemajuan Kukar ke depan,” kata Edi.
Untuk itu lanjut Edi ke depan diharapkan tidak ada lagi putra putri Kukar yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya hanya karena faktor ekonomi. Orang nomor satu Kukar ini menegaskan bahwa program Kukar Idaman dan dilanjutkan dengan Kukar Idaman Terbaik 2025 – 2030, khususnya untuk keluarga pra sejahtera, dirinya menjamin bahwa semuanya akan terfasilitasi tidak hanya bantuan pendidikan namun juga biaya beasiswa tematik seperti pendidikan di pondok-pondok pesantren.
“Komitmen ini terus berjalan dan program yang terkait satu desa satu Hafidz Qur’an terus berjalan. Kami juga mengapresiasi peran Pak KH Abdul Hanan selaku pimpinan Ponpes Nurul Islam dan kuga Ketua MUI istikomah dalam memberikan masukan kepada Pemkab Kukar untuk terus memperbaiki dari tahun ke tahun yang terkait dengan program keagamaan yang dijalan kan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tegas Edi. (Adv)
Editor: Aspian Nur