Menurutnya politik tidak bisa terpisahkan dengan progres pembangunan suatu wilayah tidak terkecuali bagi wilayah pedesaan. Untuk itu pentingnya edukasi etika dan budaya dalam politik bagi peningkatan pembangunan, agar edukasi ini terus masif dilakukan pihaknya dalam suatu kesempatan selalu menyosialisasikannya kepada masyarakat terkhusus para ibu-ibu.
“Dalam memberikan edukasi kita sambil mensosialisasi menyampaikan etika berpolitik, budaya berpolitik agar para ibu-ibu lebih memahami. Karena mereka tahunya politik ya sekadar nya saja, mereka harus tahu bagaimana mengambil sikap dan mengambil langkah yang baik atau yang tidak baik,“ ujar Joemadin dikonfirmasi korankaltim.com, Sabtu (24/5/2025).
Sadar pentingnya edukasi etika berpolitik ini, Joemadin dan jajaran Pemdes Sebulu Modern menyambut baik dan memberikan dukungan kepada stakeholder terkait dalam upaya peningkatan kapasitas perempuan pedesaan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim mengusung tema ‘Membangun Etika dan Budaya dalam Dunia Politik, yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Sebulu Kukar awal pekan tadi.
“Tentu kami sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan DP3A Kaltim dengan menghadirkan narasumber Anggota DPRD Kaltim Pak Saleh S.fil, karena dengan adanya kegiatan itu, kita dalam membangun juga harus mengedukasi masyarakat,” ujar Joemadin.
Pria berkacamata ini menegaskan kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang belum begitu dalam mengenal ilmu perpolitikan, seperti bagaimana yang harus dijalankan di kehidupan sehari-hari.
"Apalagi saat Pilkada, Pileg dan sebagainya, itu masyarakat bisa memahami apa artinya etika dalam berpolitik yang harus kita budayakan mulai sekarang,” tegasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur