Momentum ini tidak hanya menandai pergantian struktur, tetapi juga menjadi panggilan nyata untuk membangun sistem regenerasi atlet yang berkelanjutan.
Sekda Kukar, Sunggono menekankan pentingnya eksplorasi dan pembinaan talenta-talenta muda khususnya di 20 Kecamatan se-Kukar.
“Kukar selama ini menjadi andalan prestasi tenis lapangan di tingkat provinsi bahkan nasional, tapi tantangan kita sekarang adalah memastikan adanya kaderisasi, talenta baru harus dipersiapkan dari sekarang,” jelasnya, Sabtu (17/5/2025).
Regenerasi ini menjadi penting karena dominasi atlet-atlet senior tak bisa terus diandalkan tanpa pelapis. Untuk itu, pengurus yang baru dilantik diberi mandat untuk aktif menggelar turnamen lokal secara berkala, baik di tingkat kecamatan maupun antar sekolah, guna menjaring dan melatih bibit unggul sejak dini.
“Tenis lapangan bukan sekadar olahraga fisik, manfaatnya sangat luas, dari melatih koordinasi dan ketahanan tubuh, hingga membangun daya pikir strategis dan mental yang tangguh,” ujarnya.
Pelti Kukar juga diharapkan mampu menyinergikan programnya dengan kebijakan daerah, termasuk pelaksanaan Sport Development Index (SDI) 2025 dan semangat 5M Mudah, Murah, Menarik, Manfaat dan Massal. Dengan begitu, olahraga tenis lapangan bisa diakses lebih luas dan menarik minat masyarakat dari semua kalangan.
Sebagai kabupaten yang memiliki potensi sumber daya manusia besar, Kukar dinilai punya peluang emas mencetak atlet tenis lapangan berprestasi nasional. Pengurus yang baru dilantik diminta tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi aktif membangun jaringan, membina komunitas, dan menciptakan iklim kompetitif yang sehat di semua lapisan usia.
“Harapan besar kami ada langkah konkret pengurus baru, pelantikan ini menjadi awal perjalanan panjang Pelti Kukar untuk membawa nama daerah hingga kancah nasional,” tutupnya. (ADV)
Editor: Erwin