Ia menegaskan keberhasilan ini merupakan cerminan kedewasaan politik masyarakat Kukar yang sejak lama telah menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi konstitusional.
Sunggono mengingatkan bahwa Kukar memiliki sejarah penting dalam proses demokrasi. Kabupaten ini tercatat sebagai daerah pertama yang sukses melaksanakan Pilkada langsung pada 1 Juni 2005.
Menurutnya, tonggak sejarah tersebut menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter masyarakat Kukar yang demokratis dan partisipatif.
“Kita telah memasuki era baru, di mana seluruh tahapan Pilkada serentak 2024 dapat kita jalankan dengan sukses, walau harus melalui proses yang panjang dan melelahkan,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).
Pada kesempatan itu, Sunggono juga menyampaikan pesan penting kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030.
Ia menekankan bahwa kepemimpinan adalah bagian dari proses kolektif berkelanjutan yang menuntut kolaborasi, keterbukaan, dan soliditas. Ia mengajak pemimpin baru untuk melihat hasil Pilkada bukan sebagai akhir, melainkan sebagai awal perjuangan menuju kesejahteraan rakyat.
“Dengan kolaborasi yang kuat, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi pembangunan secara akurat dan tertib. Ini penting untuk mewujudkan pemerintahan yang partisipasi dan transparan,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin