Edi Damansyah berpesan kepada para guru untuk lebih semangat dalam memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik. Dengan gedung sekolah yang baru dapat menciptakan kondisi yang nyaman, saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. “Diharapkan peserta didik semakin semangat dalam belajar dan guru-guru juga lebih semangat dalam melakukan pengajaran,” harap Bupati.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor melalui Kasi Sarana dan Prasarana bidang SMP Mujahidin menjelaskan, pembangunan gedung baru SMP Negeri 6 dilakukan pada 2024 lalu. Adapun pembangunan gedung tersebut meliputi 3 ruang kelas belajar (RKB), 1 ruang kantor dan 1 unit toilet.
"Dipastikan gedung tersebut bisa difungsikan, untuk proses kegiatan belajar mengajar," kata Mujahidin dikonfirmasi korankaltim.com, Jumat (9/5/2025).
Mujahidin mengungkapkan, luasan lahan sekolah itu sekitar 2 hektare. Sementara pembangunan SMP Negeri 6 memakan biaya sekitar 2,3 miliar rupiah. Selama ini kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 6 berlangsung di salah satu SD terderkatnya, yang tidak digunakan oleh pihak sekolah.
"Kita mendapatkan tanah hibah dari salah satu warga sekitar 2 hektare, sehingga kita bangunkan SMP Negeri 6," ungkapnya.
Ia menegaskan, pembangunan SMP Negeri 6 merupakan komitmen dan bagian dari upaya pemerintah daerah, dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dipastikan pembangunan sektor pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
"Pembangunan gedung baru atau renovasi dilakukan secara bertahap, mengingat kemampuan keuangan daerah," tegasnya.
Senada dengan Bupati Kukar, dirinya juga berharap, dengan adanya pembangunan gedung baru maka dapat memberikan semangat para guru dan peserta didik, dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. (Adv)
Editor: Aspian Nur