Bupati Kukar, Edi Damansyah mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada para peserta yang telah menunjukkan antusiasme tinggi.
"Terima kasih, apresiasi kepada anak-anak sekalian peserta bimbingan pelatihan untuk masuk seleksi PKN STAN. Pesertanya lebih dari 100 orang, artinya peminatnya sangat banyak, ini pertama kalinya dan sangat membanggakan," ucapnya, Rabu (7/5/2025).
Edi menekankan pentingnya kerja sama antara Pemkab Kukar dengan PKN STAN Jakarta sebagai langkah awal penguatan SDM daerah. Program bimbingan ini, menurutnya, menjadi bentuk pembekalan awal yang sangat strategis, terlebih PKN STAN dikenal sebagai institusi pendidikan kedinasan yang langsung mengantarkan lulusannya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
"PKN STAN ini sekolah kejuruan. Kalau diterima, mereka langsung ASN. Ini keunggulan besar bagi anak-anak kita dan tentu menjadi peluang karier yang sangat baik," tambahnya.
Lebih jauh, Edi menjelaskan kebutuhan akan SDM berkualitas di bidang akuntansi menjadi prioritas di tengah upaya perbaikan manajemen dan tata kelola keuangan di lingkungan pemerintah daerah.
Ia menilai pembangunan SDM bukanlah proses instan, melainkan investasi jangka panjang yang menuntut konsistensi dan kesabaran.
"Pembangunan SDM itu tidak seperti bangun gedung, selesai satu tahun. Ini perlu waktu, tapi kita harus konsisten. Alhamdulillah, program pengembangan SDM sudah berjalan konsisten di tahun ke-4 masa jabatan saya," ungkapnya.
Kegiatan bimbingan ini menurutnya merupakan wujud konkret dari arah kebijakan pembangunan SDM Kukar yang berkelanjutan. Ia berharap kerja sama dengan PKN STAN akan membuka jalan bagi lebih banyak anak-anak Kukar untuk mengenyam pendidikan unggul dan kembali berkontribusi membangun daerah.
"Semoga kerja sama ini berjalan baik. Harapan saya, anak-anak Kukar bisa banyak yang lolos dan melanjutkan pendidikan di PKN STAN, lalu kembali untuk membangun negeri ini, membangun Kukar," tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin