RDP ini menghadirkan Dinas Kesehatan, seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) tingkat kecamatan, serta para kepala Puskesmas se-Kukar. Forum ini menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan saran dari berbagai pihak, khususnya terkait kendala dan isu dalam penyelenggaraan pembangunan di bidang kesehatan.
Pada momen ini, Kepala Puskesmas Desa Muara Badak Ulu, Ambo Alwi menanyakan bagaimana sistem perekrutan tenaga kesehatan untuk nantinya bekerja di Rumah Sakit (RS) Muara Badak.
Seperti diketahui, RS Muara Badak bangunan fisiknya sudah terbangun 100 persen, dan fasilitas kesehatan ini sebagai jawaban pemerintah daerah berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya Kecamatan Muara Badak dan sekitarnya untuk mendapatkan layanan kesehatan yang optimal.
“Mereka mengatakan dan bertanya ke kami bagaimana perekrutan nakes di Rumah Sakit Muara Badak. Harapan masyarakat di sana, tidak ingin nakes asli putra-putri Muara Badak kerja di Balikpapan, Samarinda bahkan menganggur, mereka tidak mau jadi penonton di tempat sendiri. Sistem perekrutannya nakes putra daerah diharapkan bisa diutamakan direkrut,” kata Ambo Alwi.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ketua Komisi IV, M. Andi Faisal, selaku pimpinan rapat mempersilakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, untuk memberikan penjelasan secara rinci.
Dalam penjelasannya, Kusnandar menyampaikan proses perekrutan tenaga kesehatan untuk penugasan di RS Muara Badak memang belum dilakukan. Hal ini dikarenakan masih menunggu terbitnya Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) yang hingga kini belum terbit.
“RS Badak belum ada rekrutmen, jadi mohon disampaikan ke teman-teman di Muara Badak terus terang saja memang banyak yang menanyakan kapan rekrut, tapi yang pertama kita masih menunggu SOTK sebentar lagi keluar dan kita berproses,” tegasnya.
Untuk diketahui, pentingnya sebuah SOTK pada sebuah rumah sakit. Struktur organisasi adalah susunan dan hubungan antara setiap bagian organisasi, serta tugas untuk mencapai tujuan bersama.
Struktur organisasi sangat diperlukan dalam suatu organisasi karena berperan dalam mengatur hubungan antar unit kerja serta dalam mendistribusikan dan mengkoordinasi tugas dan wewenang secara lebih efektif.
Tujuan dari struktur organisasi rumah sakit adalah agar setiap orang memiliki tanggung jawab lebih atas tugas yang mereka lakukan. Adanya struktur organisasi ini juga dapat menjelaskan alur kerja dan koordinasi. (Adv)
Editor: Erwin