Berkat dorongan dan dukungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kukar, Desa Lung Anai mampu mempersembahkan juara I untuk kategori olahan khas daerah yakni Coklat Lung Anai (LA).
"Support dari DPMD luar biasa. Mereka tak hanya membimbing, tapi memberi semangat agar kami berani tampil, dan tentu kita semua bersyukur Desa Lung Anai meraih terbaik I kategori olahan khas daerah,” kata Kepala Desa Lung Anai, Lucas Nay kepada korankaltim.com, Senin (5/5/2025).
Ia menyebutkan Desa Lung Anai pada TTG ke-XI tingkat Kaltim ini menampilkan dua produk yakni olahan cokelat dari kakao lokal dan kerajinan manik-manik khas Dayak Kenyah Lepoq Jalan. Kedua produk ini tidak hanya mencerminkan kekayaan sumber daya dan budaya desa, tetapi juga hasil dari upaya kolaboratif masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah lokal.
Lucas menekankan bahwa keikutsertaan ini lebih dari sekadar ajang kompetisi. "Kami ingin menunjukkan bahwa desa bisa menjadi motor ekonomi, lewat kreativitas dan warisan budaya. Ini tentang pemberdayaan yang nyata," ujarnya.
Dua kategori diikuti oleh Lung Anai, yaitu Potensi Desa dan Presentasi Produk Unggulan, di mana produk ini langsung dipaparkan ke dewan juri provinsi. Ini menjadi panggung pembuktian bahwa inovasi dan produk desa juga layak bersaing di level yang lebih tinggi.
Sementara Kepala DPMD Kukar mengungkapkan bahwa, partisipasi desa seperti Lung Anai sebagai bentuk transformasi mindset warga. "Kami tidak hanya mengejar juara, tapi menumbuhkan kepercayaan diri, kemandirian, dan keberanian warga untuk melihat potensi mereka sebagai kekuatan ekonomi," terangnya.
Harapannya, ajang TTG ini dapat membuka akses pasar lebih luas bagi produk desa dan menciptakan peluang kemitraan baru. Apalagi, di tengah geliat ekonomi kreatif dan semangat ketahanan pangan, desa menjadi simpul penting pembangunan masa depan.
"Dengan membawa nama Kukar ke tingkat provinsi, Desa Lung Anai kini berdiri sejajar, menunjukkan bahwa potensi desa bila dibina dan dipercayai bisa menjadi kekuatan pembangunan yang luar biasa,” tegas Arianto. (Adv)
Editor: Aspian Nur