Kabid Pengembangan Ekraf, Dispar Kukar, Zikri Umulda menyampaikan rencana besar untuk membawa seni pertunjukan Kukar tampil di panggung nasional.
Menurutnya, pemetaan potensi budaya di Kukar sudah dilakukan berdasarkan karakteristik wilayah. Daerah pesisir dikenal kaya akan keberagaman budaya, sementara kawasan hulu didominasi oleh budaya etnis kearifan lokal lainnya.
“Program Ekraf ini sudah kita realisasikan 17 sub sektor, semua akan didasarkan pada hasil kajian tim dan rapat pariwisata,” jelasnya, Minggu (4/5/2025).
Salah satu contoh inspiratif adalah Sanggar Tari Bebaya. Selain aktif tampil di berbagai panggung seni, sanggar ini juga memiliki program pendidikan tari bagi anak-anak sekolah.
“Ada unsur edukasi dan regenerasi yang luar biasa. Ini penting agar budaya kita tidak hanya lestari, tapi juga terus hidup di tangan generasi muda Kukar,” ujarnya.
Lebih dari itu, strategi besar kini disiapkan untuk menembus pasar luar daerah melalui kolaborasi dengan Destinasi Tujuan Wisata (DTW) yang viral dan dikelola pihak swasta.
“Kita tidak hanya tampil ikut event orang lain, tapi punya event sendiri di DTW luar, ini yang terus kami kembangkan agar masyarakat luar juga tertarik dengan pariwisata di Kukar,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin