Pada kegiatan ini juga digelar Pemecahan Rekor MURI 500 ragam Sambal Kreasi Nusantara dari seluruh penjuru Indonesia serta Petisi Hari Masakan Nusantara yang merupakan usulan penetapan hari nasional untuk merayakan kekayaan kuliner Indonesia.
Pada kegiatan Rekor Muri ragam sambal kreasi nusantara ini, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengirimkan perwakilan, bahkan menjadi perwakilan untuk Provinsi Kaltim dan mampu mempersembahkan penghargaan.
“Alhamdulillah kita mendapatkan gelar penghargaan rekor MURI, piagam penghargaan pada Rakernas APJI. Acara ini dihadiri oleh kementerian UMKM, pariwisata dan ekraf, yang hadir 29 provinsi. Kami mewakili APJI Kaltim dan dari Kukar yang dibawa,” kata Perwakilan APJI Kukar, Salmiah kepada korankaltim.com, Jumat (2/5/2025).
Salmiah menyebutkan adapun sambal yang masuk dalam 500 ragam sambal kreasi nusantara dari seluruh penjuru Indonesia ialah ‘Sanga Cabek Sarang Burung Walet dan Sanga Cabek Jukut Salai Baong. Dua olahan kuliner sambal khas Kutai ini yang mendapat penghargaan Rekor Muri dalam 500 ragam sambal kreasi nusantara dari seluruh penjuru Indonesia pada kegiatan Rakernas APJI.
“Alhamdulillah dua sambal khas kutai etam itu yang dapat penghargaan Rekor Muri. Pesan dari pak menteri kita yang di daerah jangan takut berinovasi dan bersaing, serta ciptakan terus produk yang menarik terlebih lagi nusantara kita kaya dengan kuliner nya yang selama ini bisa mengangkat khas Indonesia ke dunia luar,” sebutnya.
Penghargaan ini mendapat apresiasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar. Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fathullah mengaku bangga dengan kontribusi APJI Kukar mampu mengharumkan nama Kukar di kancah nasional bahkan mendapat penghargaan Rekor Muri.
“Kami sangat mengapresiasi tinggi, semoga apa yang ditorehkan kawan-kawan APJI Kukar bisa menginspirasi pelaku kuliner Kukar agar terus berinovasi, seperti tagline Bapak Bupati etam, yakni Idaman inovatif berdaya saing dan mandiri,” tegas Sayid Fathullah. (Adv)
Editor: Aspian Nur