Kepala DKP Kukar Muslik mengatakan pihaknya memperluas dukungan terhadap sarana dan prasarana budidaya dan pelayanan, DKP juga menargetkan percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) sebelum tahun 2026.
"Program-program terkait dengan kemiskinan tetap menjadi fokus. Selain itu, fasilitasi sarana-prasarana untuk budidaya maupun pelayanan juga terus kita lanjutkan dan tuntaskan," ujarnya, beberapa hari lalu kepada korankaltim.com.
Program tersebut, dituntaskan bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran yang terjadi di Desa-desa, pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kemiskinan secara bertahap.
Dalam hal pemberdayaan masyarakat pesisir, DKP telah mencapai target RENSTRA dan RPJMD, yakni memfasilitasi sebanyak 25 ribu nelayan dan pembudidaya ikan. Namun, Muslik menegaskan bahwa program bantuan ini tidak akan berhenti sampai di situ.
"Kita tahu bahwa jumlah nelayan dan pembudidaya kita lebih dari 25 ribu orang. Tahun ini, kita upayakan untuk menyentuh kelompok-kelompok yang belum mendapatkan bantuan," tegasnya.
Muslik juga mengungkapkan meski 25 ribu orang sudah mendapat fasilitasi, pihaknya tetap berkomitmen untuk memperluas jangkauan bantuan, terutama bagi komunitas yang selama ini masih luput dari intervensi program pemerintah.
"Harapannya, tahun ini bisa mencapai diangka 35 ribu nelayan sesuai dengan RPJMD terbaru," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur