Satu diantara inovasi yang dilakukan tersebut adalah pembuatan wahana rekreasi air atau yang akrab disebut waterboom di dalam kawasan Pulau Kumala Tenggarong.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar Arianto didampingi Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Ridha Fatrianta kepada Korankaltim.com menjelaskan, pembangunan wahana rekreasi air yang diharapkan menambah keseruan pengunjung saat berwisata di Pulau Kumala Tenggarong.
“Sejauh ini persentase pembangunan sudah sekitar 80 persen, ini lagi proses pengerjaan, targetnya satu bulan pemasangan wahana fibernya,” jelas Ridha Kamis (17/4/2025).
Proses pembuatan terus dipantau secara intensif, termasuk melalui pengecekan langsung ke lokasi. Waterboom tersebut ditargetkan dapat beroperasi akhir tahun 2025 ini. “Rencana kami mudahan Desember 2025 mendatang, diuji coba dulu kalau sudah 100 persen selesai,” sebutnya.
Beberapa peralatan penting untuk waterboom tersebut saat ini sedang dalam proses pengiriman ke lokasi. Jika tidak ada kendala, seluruh perangkat diharapkan sudah tiba dan terpasang Mei bulan depan.
“Target kami Mei bulan depan semua komponen sudah lengkap dan mulai dilakukan uji coba sistem atau running test untuk memastikan semua berjalan sesuai standar keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” ucap Ridha.
Waterboom Pulau Kumala sendiri dirancang memiliki empat jenis kolam yaitu kolam anak-anak, kolam dewasa, kolam arus dan kolam ombak. Kedalaman kolam secara umum tidak lebih dari satu meter untuk mengantisipasi juga menjaga keselamatan pengunjung, terutama anak-anak.
"Meski kolamnya tidak dalam, desainnya tetap memperhatikan faktor keamanan. Saat pengunjung meluncur, desain seluncurannya dibuat sedemikian rupa agar mereka tidak menyentuh dasar kolam secara langsung," tutup Ridha. (Adv)
Editor: Aspian Nur