Khusus di kawasan Kota Tenggarong, pada tahun ini Dinas PU bersiap melaksanakan pembangunan jembatan baru di area Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), yakni Jembatan Besi. Jembatan ini merupakan salah satu bangunan ikonik peninggalan masa lalu, yang dibangun pada era kolonial Belanda.
Sebelumnya, di kawasan tersebut telah dilakukan pelebaran jalan sebagai upaya untuk memaksimalkan fungsi jalan serta memperindah tata ruang Kota Tenggarong, khususnya di sekitar Monumen Pancasila dan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
“Bukan karena pelebaran jalan, jadi jembatan itukan umurnya sudah puluhan tahun dan belum pernah dilakukan peremajaan umurnya pun sudah 50 tahunan itu konstruksi nya itu sendiri juga harus dilakukan peremajaan, nantikan membahayakan juga pengguna jalan,” kata Kepala Dinas PU Wiyono didampingi Kepala Bidang Bina Marga Linda Juniarti kepada awak media, Jumat (11/4/2025).
Linda mengungkapkan upaya pembangunan ini bukan ujug-ujug keinginan Dinas PU secara dadakan, usulan ini bahkan sudah beberapa tahun lalu telah dilakukan, pihaknya bahkan sudah melakukan desain, namun karena usulan yang dilakukan sudah cukup lama jadi desain yang disusun dilakukan review kembali.
“Kebetulan di tahun ini rencananya akan dilakukan penggantian kepada jembatan tersebut bukan gara-gara jalannya lebar bukan, memang sudah waktunya jembatan itu dilakukan peremajaan,” ungkapnya.
Dijelaskan Linda, bangunan jembatan yang ada akan dilakukan penggantian baru, konstruksi jembatan lama akan dibongkar diganti dengan yang baru, untuk tipe jembatan baru nanti berupa jembatan komposit.
“Mirip kayak Jembatan Bongkok jadi seperti itu, ada baja ada juga beton jadi campur bukan baja semua percampuran antara baja sama beton disebut jembatan komposit,” jelasnya.
Tambahan informasi, rencana pembongkaran Jembatan Besi Kota Tenggarong dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa, 15 April 2025 mendatang. Berdasarkan tangkapan layar surat yang diterima Korankaltim.com tertanggal 10 April 2025, diketahui bahwa surat pemberitahuan tersebut dikirim oleh PT Putra Nanggroe Aceh dengan nomor surat: 11/JBT-KUKAR/PNA/IV/2025.
Surat tersebut ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan perihal pemberitahuan rencana pembongkaran Jembatan Besi Kota Tenggarong.
Dalam isi surat tersebut disampaikan bahwa sehubungan dengan akan dilaksanakannya rencana Pembangunan Jembatan Besi Kota Tenggarong Tahun 2025 sebagai pengganti jembatan lama, maka akan dilakukan pembongkaran Jembatan Besi lama yang dimulai pada tanggal 15 April 2025.
Surat ini ditandatangani oleh Amos Sirante, selaku Direktur PT Putra Nanggroe Aceh, selaku penyedia jasa dalam proyek tersebut. (Adv)
Editor: Erwin