Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu terus berjalan intensif, terutama jelang hari pencoblosan yang tinggal 9 hari lagi.
“Kita terus koordinasi dengan pihak KPU. Dengan kondisi geografis Kukar yang luas, tentu ada tantangan dalam mensosialisasikan PSU, namun dengan kolaborasi yang baik, saya yakin proses ini bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Kukar akan berpartisipasi dalam agenda sosialisasi yang melibatkan berbagai unsur, termasuk KPU, Bawaslu, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sosialisasi tersebut akan menghadirkan narasumber dari Kesbangpol, serta diikuti secara daring oleh kepala OPD, camat, kepala desa, dan RT se-Kukar.
Rinda juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terkait mekanisme PSU. “DPT kita rujukan masih menggunakan November yang lalu,” jelasnya.
Dari sisi pendanaan, PSU Kukar telah siap. Dana hibah telah dialokasikan melalui NPHD dan dicairkan dengan pembentukan badan adhoc juga telah rampung dan dalam pantauan pemerintah. “Kami dari Pemkab mendukung penuh kerja teknis yang dilakukan KPU dan Bawaslu. Kami juga mengimbau agar memilih pada 19 April 2025,” pungkasnya. (adv)