Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi mengatakan Tahun 2025 ini Dishub memprioritaskan pemasangan LPJU di jalur strategis Jongkang-Samarinda, yang dikenal sebagai jalur padat dan rawan kecelakaan pada saat malam.
"Penerangan jalan adalah bagian dari hak masyarakat. Karena itu, kami lakukan pemasangan dan perbaikan secara bertahap di seluruh wilayah," terang Junaidi dikonfirmasi korankaltim.com, Senin (7/4/2025).
Untuk Kecamatan Tenggarong, Junaidi menyebutkan ada delapan kelurahan telah mendapat tambahan penerangan. Bahkan di jalur dua Tenggarong Seberang sekitar 40 lampu yang mati telah diganti. Tidak hanya itu, daerah lain seperti Kecamatan Marangkayu, Muara Badak, Anggana, dan Sangasanga juga masuk dalam rencana pemasangan LPJU.
“Kami juga menargetkan jalur poros Sebelimbingan untuk ditambah penerangan. Hal ini dilakukan bekerja sama dengan Dinas PU Kukar yang memiliki kewenangan atas jalan kabupaten,” ujarnya.
Bagi warga Kukar, setiap lampu yang menyala bukan sekadar cahaya tapi juga simbol perhatian dan jaminan atas hak untuk berkendara dengan aman. Masyarakat berharap tak ada lagi jalanan gelap yang menyimpan risiko karena keselamatan di jalan bukanlah pilihan, tapi kewajiban bersama.
“Keselamatan pengendara adalah prioritas. Kami hadir bukan hanya sebagai pelayan publik, tapi sebagai mitra masyarakat," tegas Junaidi. (adv)