Edi menyampaikan permohonan maaf serta apresiasi yang mendalam atas kontribusi besar warga Nahdliyin dalam membangun daerah.
“Ini masih terkait dalam Idulfitri, jadi tadi saya menyampaikan mohon maaf lahir batin, tentunya dalam interaksi selama saya menjalankan tugas ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Edi mengungkapkan rasa terima kasih atas peran aktif PCNU dan warga Nahdliyin dalam mendukung program-program pemerintah daerah, terutama dalam hal menjaga ketertiban, keamanan dan kondusivitas wilayah.
“Saya merasakan betul bagaimana kolaborasi antara pengurus NU dengan Pemerintah Kabupaten berjalan sangat baik. Banyak program keagamaan yang kita jalankan bersama, mulai dari gerakan mengaji, program satu desa satu hafidz Qur’an, hingga hadirnya Da’i pembangunan di desa-desa,” jelasnya.
Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah serta silaturahmi antarsesama, sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Harapan saya, kolaborasi ini terus terjaga. Ukhuwah Islamiyah, silaturahmi, persaudaraan, dan persatuan tetap terjaga,” tambahnya.
Acara halal bihalal ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU, alim ulama, tokoh masyarakat, serta para santri dan warga Nahdliyin dari berbagai wilayah di Kutai Kartanegara.
“Terutama dalam program etam mengaji, banyak anak-anak dari pesantren binaan NU yang meneruskan menjadi tahfidz,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin