Peluncuran yang dirangkai dengan kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di Gedung Pusat Bank Kaltimtara, Samarinda, dan dibuka langsung oleh Bupati Kubar Frederick Edwin.
Dalam sambutannya, Frederick Edwin menegaskan penerapan SP2D Online menjadi langkah strategis Pemkab Kubar dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya pada sektor pengelolaan keuangan daerah.
“Penerapan SP2D Online merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Melalui sistem ini, proses pencairan dana dapat dilakukan secara elektronik dan real-time sehingga administrasi menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perkembangan era digital menuntut pemerintah daerah menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan efisien. Karena itu, transformasi digital dinilai menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola pemerintahan modern.
Menurut Frederick, selama ini masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan administrasi keuangan daerah, mulai dari keterlambatan proses pencairan hingga kendala koordinasi administrasi antarperangkat daerah. Dengan penerapan SP2D Online, berbagai hambatan tersebut diharapkan dapat diminimalisir.
“Penerapan SP2D Online bukan sekadar perubahan sistem, tetapi bagian dari reformasi birokrasi menuju pemerintahan modern berbasis teknologi informasi,” tegasnya.
Selain mempercepat proses administrasi, sistem transaksi non tunai melalui SP2D Online juga diyakini mampu memperkuat pengawasan dan mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah, khususnya bendahara dan operator, mengikuti sosialisasi dengan serius agar memahami seluruh tahapan implementasi sistem tersebut. Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada sistem yang baik, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan kedisiplinan dalam menjalankan perubahan.
“Kesiapan SDM dan kemauan untuk beradaptasi menjadi faktor penting agar sistem ini dapat berjalan maksimal,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi Kementerian Dalam Negeri RI Yanuar Andriyana Putra beserta tim, Asisten I Setkab Kubar Nopandel, serta jajaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kubar selaku penyelenggara kegiatan.
Melalui implementasi SP2D Online, Pemkab Kubar berharap tata kelola keuangan daerah semakin efektif, efisien, dan transparan sehingga mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (adv)