Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kubar, Suwalas Daya Guna mengatakan, langkah tersebut dilakukan berdasarkan hasil kaji cepat yang sebelumnya dilakukan tim BPBD di sejumlah wilayah terdampak banjir.
“Hari ini kami mulai menyalurkan bantuan sekaligus mendirikan posko banjir berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan sebelumnya,” ujarnya kepada Korankaltim.com.
Ia menjelaskan, bantuan logistik yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan khusus bagi warga terdampak. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan bagi warga terdampak banjir, seperti beras, minyak goreng, mi instan, telur, air mineral hingga kebutuhan balita dan lansia.
Menurut Suwalas, posko banjir juga dibuka untuk menerima bantuan dari masyarakat maupun perusahaan yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir. “Semua bantuan nantinya dipusatkan di posko agar penyalurannya lebih terkoordinasi dan tepat sasaran,” katanya.
BPBD Kubar juga telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Sosial Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan guna mendukung penanganan banjir di wilayah terdampak.
Sementara itu, kondisi banjir saat ini mulai bergeser ke wilayah hilir Kubar, meliputi Kecamatan Melak, Mook Manaar Bulatn, Penyinggahan hingga Muara Pahu. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, ketinggian air di sejumlah rumah warga mencapai satu hingga dua meter.
“Kondisi air masih mengalami peningkatan dibanding hari sebelumnya, sehingga kami terus melakukan pemantauan dan kaji cepat di wilayah terdampak,” jelasnya.
BPBD juga terus mengimbau masyarakat untuk melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman apabila debit air terus meningkat.
Berdasarkan pantauan KoranKaltim.com di lapangan, kondisi banjir di wilayah Kecamatan Tering dan Long Iram perlahan mulai mengalami penurunan di beberapa titik. Meski demikian, genangan air masih terlihat merendam akses jalan dan permukiman warga.
Secara keseluruhan, sekitar 1.340 rumah terdampak dengan total 1.513 kepala keluarga atau sekitar 5.743 jiwa. Ketinggian air di sejumlah titik bervariasi antara 50 hingga 100 sentimeter.
BPBD Kubar mencatat sedikitnya sembilan kampung terdampak banjir di Kecamatan Tering. Beberapa wilayah yang mengalami genangan cukup parah di antaranya Kampung Linggang Tering Seberang, Tering Lama, Tukul, dan Jelemuk. (Adv)
Editor: Aspian Nur