Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekolah terhadap berbagai potensi bencana yang bisa terjadi, baik itu bencana alam maupun bencana lainnya yang dapat membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pengajar.
Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, menjelaskan bahwa, program SPAB ini telah berjalan dengan baik sesuai dengan target yang ditetapkan. Dalam satu tahun terakhir, BPBD telah melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan yang terkait dengan kesiapsiagaan bencana di sejumlah sekolah di Balikpapan.
"Jadi itu sudah kami jalankan semua. Dalam satu tahun, ada target di BPBD, khusunya di bidang pencegahan yang sudah kami laksanakan dan sudah terpenuhi," ujarnya kepada awak media Rabu (20/11/2024).
Dengan pelaksanaan program ini, dirinya berharap agar semua pihak, baik guru maupun siswa, lebih siap dan tanggap dalam menghadapi potensi bencana. Salah satu komponen utama dalam program ini adalah memberikan pelatihan dan informasi mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan jika terjadi bencana.
Pelatihan ini tidak hanya ditujukan kepada guru, tetapi juga kepada para siswa di sekolah-sekolah yang terlibat. Para guru diharapkan dapat memberikan arahan yang jelas kepada siswa, seperti tempat-tempat aman untuk berkumpul saat terjadi bencana dan tindakan-tindakan yang perlu diambil.
"Guru harus tahu apa yang harus dilakukan, dan siswa diberitahu di mana harus berkumpul. Program ini bertujuan untuk membuat semua pihak lebih tanggap dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana," paparnya.
Selain itu, program SPAB ini juga dirancang untuk membangun kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana di kalangan masyarakat sekolah, khususnya di tingkat pendidikan dasar dan menengah.
Meski tidak merinci jumlah pasti sekolah yang telah terlibat, BPBD menargetkan agar seluruh sekolah di Balikpapan, baik negeri maupun swasta, dapat mengikuti program ini dalam waktu dekat.
Dengan pelatihan yang intensif dan informasi yang terus diperbarui, BPBD berharap agar sekolah-sekolah di Balikpapan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh bencana, serta dapat memberikan perlindungan maksimal bagi para siswa dan tenaga pengajarnya.
Melalui penerapan program SPAB ini, BPBD Kota Balikpapan berkomitmen untuk menciptakan kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi bencana, sekaligus memberikan pendidikan yang aman bagi generasi penerus. "Program ini diharapkan mengurangi risiko bencana di lingkungan pendidikan," pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin