Pjs Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir, secara simbolis memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih dalam acara ini.
Ia menyatakan bahwa, pemberian bonus ini merupakan wujud penghargaan kepada para atlet, terutama yang berasal dari kalangan difabel. Dalam sambutannya, Muzakkir menginstruksikan Kadis untuk segera memproses pembayaran bonus tersebut.
"Bonus ini sudah dialokasikan dalam APBD Perubahan Tahun 2024, dengan total sebesar Rp7,8 miliar untuk 168 atlet dan 34 pelatih," jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya bagi atlet untuk tidak cepat merasa puas meskipun telah membawa nama Balikpapan meraih juara umum dalam Perpaprov Kaltim yang berlangsung tahun lalu. "Meraih prestasi itu tidak mudah, tetapi lebih sulit lagi untuk mempertahankannya," ungkapnya.
Muzakkir mendorong atlet untuk terus berlatih dan bersiap menghadapi berbagai ajang Paralympic di tingkat nasional maupun internasional. "Saya harap para atlet saling memotivasi agar dapat mencapai prestasi yang lebih baik," tambahnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma menyampaikan bahwa total bonus yang akan disalurkan adalah sebesar Rp7,8 miliar.
Ia menjelaskan bahwa, kontingen Perpaprov Kota Balikpapan berpartisipasi dalam 13 cabang olahraga, termasuk catur, bulu tangkis, angkat berat dan lainnya. "Dari 13 cabang tersebut, atlet NPC Balikpapan berhasil meraih total 268 medali," tuturnya.
Rinciannya adalah 142 medali emas, 77 medali perak, dan 49 medali perunggu, yang menjadikan Balikpapan sebagai juara umum Perpaprov 2023. "Kita patut berbangga atas prestasi kontingen Balikpapan yang meraih gelar juara umum ini,"tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin