Sebanyak 6 perusahan tambang batu bara yang beroperasi di Kaltim yakni PT Internasional Prima Coal, PT Alam Jaya Bara Pratama, PT Karya Usaha Pertiwi, PT Jembayan Muara Bara, PT Bara Tambang serta PT Tiwa Abadi secara simbolis menyerahkan bantuan bibit sapi melalui Kepala Disnakeswan Kaltim Munawwar di kandang swalayan ternak di kawasan Betapus, Samarinda pada Rabu (23/3/2022).
Adapun jumlah sapi yang akan diserah terimakan pada tahun ini sebanyak 123 ekor dengan rincian 16 ekor sapi jantan dan 107 ekor sapi betina. Bantuan sapi dari pihak swasta ini merupakan komitmen dari pihak perusahaan tersebut saat mengurus surat izin melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Bantuan bibit sapi ini nantinya akan disalurkan ke sejumlah kelompok peternak di lingkar tambang dan UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk dikelola.
Kepala Disnakeswan Kaltim Munawar mengakui, saat ini Kaltim hanya mampu memenuhi sebanyak 120 ribu ekor sapi dari target populasi yang diharapkan yaitu sebanyak 650 ribu ekor sapi per tahun.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging merah yang terus meningkat setiap tahunnya, pihaknya pun harus mendatangkan sapi dari luar Kalimantan.
“Artinya kita saat ini hanya mampu memenuhi 23 persen saja dari target populasi yang diharapkan. Kami bersyukur ada pola bantuan yang sifatnya diserahkan ke kami yang nantinya bantuan bibit sapi ini juga akan kami salurkan kepada peternak,” ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya peran swasta dalam rangka menambah jumlah populasi hewan ternak ini pada akhirnya mampu untuk memenuhi ketersediaan daging merah di masyarakat, apalagi Kaltim ke depan juga harus bersiap diri untuk dapat memenuhi kebutuhan daging bagi masyarakat sehubungan dengan akan masuknya sekitar 3 juta pendatang terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim. (adv)
Penulis/Editor: Maruly Z