Program kerja baru ini terbagi dalam tiga kelompok, kelompok pertama ada tiga inovasi baru yakni Sistem Informasi Digital Administrasi (SIDA) yang udah disosialisasikan, biasa dikenal dengan nama e-office. “Tapi kami lakukan penyempurnaan dan bukan hanya soal tata naskah digital saja tapi juga dengan digital signature nya langsung,” jelas Faisal
Inovasi kedua ada PINTAS atau PPID Teman Disabilitas merupakan aksi perubahan saudari Sri Rezeki Marietha dengan menyediakan ruangan yang representative dan ramah bagi penyandang disabilitas termasuk sistem informasinya baik elektronik maupun non elektronik. Kemudian diinovasi ketiga adalah Si GeLATIK ini adalah Sistem Informasi Gangguan Layanan TIK untuk kalangan di OPD Pemprov Kaltim yang merupakan aksi perubahan saudari Eva Yuseva.
Setelah itu dikelompok kedua ada 3 buah penampilan baru yang dikenalkan untuk publik di Kaltim,
“Tiga tampilan baru tersebut adalah website www.diskominfo.kaltimprov.go.id dan www.ppid.kaltimprov.go.id serta satu lagi program antihoax yang kami brand kan baru dengan nama HANTAM BERITA HOAX,” sebut Faisal lagi.
Yang terakhir dikelompok ketiga adalah ada 3 program yang di re-branding kembali untuk mengingatkan publik akan keberadaannya. “Tiga yang kami rebranding adalah LAPOR WAL! merupakan tagline baru untuk Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yang merupakan satu-satunya saluran pengaduan di Kaltim yang terintegrasi dengan Pemerintah Pusat, kemudian ada ASPIRASI ETAM sebuah wadah saluran menyampaian aspirasi untuk Provinsi Kaltim," paparnya.
Dan yang terakhir PiON, ini adalah Permohonan Informasi Online bagi masyarakat yang memerlukan informasi di Pemprov Kaltim dapat bermohon informasi tanpa harus datang ke kantor, ini semata untuk mendukung akses keterbukaan informasi publik. “Semua yang akan kami kenalkan besok hari semata-mata untuk meningkatkan pelayanan publik Diskominfo Kaltim, tujuan kami untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas” tutup Faisal. (adv)
Penulis: Maruly Zainuddin
Editor: Aspian Nur